Sesuai jadwal satu minggu sekali kawaners, kali ini saya berasumsi tentang perlunya belajar sejarah, meskipin rumit tapi sebenarnya sejarah itu seru apalagi sembari kunjungan sejarah hehehehe, jangan lupa terus support blog ini supaya saya lebih semangat membuat konten yang bermanfaat bagi semua para pembaca. THANKS
Mengapa Perlu Belajar Sejarah
Indonesia?
Dewasa
ini, pada zaman yang modern banyak anak muda milenial saat ini berpikir kenapa
sebenarnya sejarah itu dipelajari terutama pada mata pelajaran Sejarah Indonesia maupun Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada jenjang
SMP, SMA/SMK, tetapi belajar sejarah dengan hanya befokus pada mata pelajaran
sejarah yang berbasis teks tidak akan cukup karena perlu pengetahuan secara
nyata dengan mengunjungi beberapa situs atau peninggalan-peninggalan dari zman
sejarah seperti candi, museum manusia purba, dan sebagainya, karena dengan
melihatnya secara nyata apalagi dipandu oleh pemandu wisata pada situs
tersebut/ seseorang yang lebih paham sejarah pengetahuan sejarah kita semakin
meningkat tetapi pada era modern ini kita tidak perlu datang ke situs tersebut
kalau kita sibuk dan tidak sempat untuk ke situs yang kita ingin kunjungi,
sekarang ada aplikasi youtbe yang bisa memandu kita untuk belajar sejarah
dengan visualisasi video. Tetapi sangat disarankan untuk datang ke situs yang
kalian ingin kunjungi karena kita lebih banyak pengalaman serta dapat menelisik
lebih dalam dari situs tersebut, dengan kita mengunjungi situs sejarah maka
sekaligus mempelajari sejarah yang fungsinya sebagai sarana rekreasi, seperti
contohnya Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang sekarang menjadi tujuan
destinasi wisata masyarakat Indonesia bahkan di kancah internasional dengan ini
kita juga bisa memperluas relasi dengan masyarakat Indonesia maupun turis yang
berkunjung ke situs tersebut dengan itu sejarah juga bisa meningkatkan wawasan
serta bahasa jikalau kita saling tukar pikiran dengan turis yang mengunjungi
situs tersebut, itulah sisi lain dari kunjungan sejarah.
Dewasa
ini, kita harus menyadari bahwa sejarah bukan hanya kronologis zaman dulu yang
bukan hanya menyadarkan dan mengajar kita tantang peristiwa sejarah tapi
seiring berjalannya masa, sejarah adalajh seesuatu yang berjalan bersamaan
dengan kita yang kita sendiri merupakan sebuah evolusi dari sejarah, maksud
saya disini banyak di peristiwa ejarah yang menerangkan ras dan asli suku kita,
dan itu terdapat benang merahnya dengan kita sekarang yaitu hasil dari
peristiwa sejarah zaman dulu, sejarah ini merupakan petunjuk dan berupa suatu
pengajaran bagi generasi seterusnya atau anak cucu kita.
Sejarah itu
membuat wawasan kita semakin luas terhadap asal usul dari bangsa ini, terutama
sejarah Bangsa Indonesia dalam melawan penjajah yang mempunyai kronologis
sangat panjang dan rumit untuk dipahami dan dipelajari, kita tahu bahwa
perjuangan melawan penjajah itu sangat susah dan perlu usaha yang menggebu gebu
serta pantang menyerah untuk mencapai tujuan utama dari sebuah negara yang
dijajah, yaitu merdeka. Bila kita tidak tahu kronologis dan tidak paham sejarah
panjang berdirinya bangsa ini maka percuma menjadi Warga Negara Indonesia yang
tidak tahu apa-apa mengenai terbentuknya negara ini dan peran pahlawan pada era
tersebut pada era sekarang dijadikan motivasi hidup atau motivasi dalam
membidik suatu tujuan, contohnya kalimat yang pernah diucakan oleh Mohammad
Natsir”Untuk mencapai sesuatu harus
diperjuangkan dulu. Seperti mengambil buah kelapa dan tidak menunggu saja
seperti jatuh durian yang telah masak”. Seperti yang dikatakan Mohammad
Natsir tersebut kita perlu usaha yang keras untuk memperjuangkan suatu tujuan
saat ini banyak motivas-motivasi dari pahlawan yang sudah terdahulu menjadi
motivasi untuk semua kalangan pada zaman ini. Dengan ini terbukti bahwa dengan
belajar sejarah perjuangan pahlawan-pahlawan Bangsa Indonesia dijadikan teladan
bagi banyak orang dengan belajar pembentukan negara ini dengan usaha para
pahlawan maka, secara tidak sengaja kita mempelajari tentang apa arti optimis
yang sesungguhnya dengan disertai tindakan untuk mencapai tujuan optimis itu
sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar